Tampilkan postingan dengan label OLAH RAGA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OLAH RAGA. Tampilkan semua postingan

PERISAI DIRI UNIT UNITRI MALANG BAGI - BAGI TAKJIL


Gambar:pd unitri


Malang, 22 mei 2019. Perisai diri unit unitri malang bagi - bagi takjil di lingkungan tlogomas, kecamatan lowokwaru, malang - jawa timur. 

Sejalan dengan agenda program kerja yang di lakukan setiap tahun, perisai diri unitri kembali menjalankan amanah dari ajaran perguruan yang berbudi luhur dan mencintai sesama. Adriana K. Ngguna yang merupakan salah satu koordinator lapangan mengatakan bahwa, "perguruan perisai diri adalah salah satu organisasi bela diri yang independen dan mencintai nasionalisme, sesuai apa yang di ajarkan oleh bapak pengasuh sekaligus pendiri perguruan perisai diri Raden mas soebandiman didjo atmodjo, yang mengajarkan akan kelemah lembutan terhadap sesama, yang di wujudkan dengan semangat toleransi satu dengan yang lainnya".


Gambar: pembagian takjil

Seperti biasanya kegiatan yang di lakukan perisai diri unitri, kali ini sebagian besar anggota yang beragama non muslim. Ini menunjukkan bahwa perisai diri menghargai dan menghormati perbedaan serta mencintai kesatuan serta keutuhan bangsa ini. Semoga dengan semangat yang di miliki oleh perguruan perisai diri dapat di rasakan oleh khalayak umum untuk turut andil dalam semangat kebangsaan dan rasa toleransi antara sesama.

PRESTASI PERISAI DIRI UNITRI DALAM MENGIKUTI KEGIATAN UJIAN KENAIKAN TINGKAT KELATNAS PERISAI DIRI KOTA MALANG

Gambar : UKT Cabang malang


Kegiatan Ujian Kenaikan Tingkat ( UKT ) Keuarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri Kota Malang, Hari minggu, 28/04/2019.

Perisai Diri kota malang mendelegasikan sejulah 11 orang anggota untuk mengikuti kegiatan yang di selenggarakan oleg pengurus Cabang Perisai Diri Kota Malang. Kegiatan ini di selenggarakan di SMK Berantas, Karangkates, Sumber Pucung, Malang - Jawa Timur. Dengan jumlah keseluruhan peserta yang berasal dari seluruh Unit/Ranting Se-Kota Malang yakni 219 anggota. Adapun anggota yang mengikuti kegiatan ujian kenaikan tingkat ini adalah mulai dari tingkat dasar I - Strep Hijau-Biru. 

Unit Perisai Diri Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang mengikuti kegiatan ini dengan tujuan meningkatkan kemampuan dan kualitas dari setiap anggota yang mengikuti ujian tersebut. Dengan berbekal persiapan selama 1 bulan pasca mengikuti kegiatan UNITOMO CUP I, dalam waktu yang singkat dapat memperoleh hasil yang cukup maksimal. dimana dari 11 anggota terdapat salah satu anggota yang memperoleh peringkat 3 ( tiga ) yakni atas nama rahmad suhindra anggota tingkat dasar II. 

Mulai tanggal 27/04/2019, pukul 17.00. Perisai diri Unitri berangkat ke lokasi ujian menggunakan kendaraan pribadi untuk mendahului kegiatan yang akan di mulai pukul 07.00 tanggal 28/04/2019. Setelah sampai di tujuan anggota yang mengikuti menginap di aula SMK Berantas. Meski demikian tidak menyurutkan semangat dari anggota Perisai Diri Universitas Tribhuwana Tunggadewi dalam meraih prestasi. 

TURNAMEN HIMAGARA CUP I. Dalam Menyongsong Acara Diesnatalis Himagara Yang ke - 18 Tahun 2019

Gambar : acara pembukaan HIMAGARA CUP I 2019

Turnamen futsal HIMAGARA CUP I, Program Studi Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang, Jawa Timur ( JATIM ), 18 - 19 April 2019.

Dengan TEMA " junjung tinggi sportifitas demi prestasi yang berkualitas " Turnamen futsal himagara yang di selenggarakan mulai tanggal 18 -19 April 2019 berjalan lancar dan sangat meriah. kegiatan ini di ikuti oleh 21 TIM dari organisasi mahasiswa maupun komunitas yang ada di lingkungan universitas tribhuwana tunggadewi malang. Di antaranya terdapat 12 tim putra dan 9 tim putri. 

Penyelenggara kegiatan ini di inisiatori oleh badan pengurus harian ( BPH ) dengan koordinasi kegiatan umum yakni saudara yordanus dimus dan koordinator devisi minat bakat yakni Armelinda julita rudolaf yang juga dalam hal ini selaku ketua pelaksana kegiatan. Dalam keterangan yang di sampaikan oleh sarudara Yulius elvis ngongo sebagai sekertaris pelaksana kegiatan, menyampaikan selain melaksanakan program kerja dari devisi minat dan bakat HIMAGARA, kegiatan yang ini bertujuan untuk menyongsong dan memeriahkan acara DIESNATALIS HIMAGARA yang ke - 18. "kami mengharapkan kegiatan ini dapat memeriahkan kegiatan acara DIESNATALIS HIMAGARA yang ke -18 yang sebelumnya terlihat kurang memberikan nuansa yang baru " terang elvis.

Hasil kegiatan turnamen HIMAGARA CUP I ini cukup baik dan dapat melahirkan para atlit dan tim terbaik yang memperoleh juara sebagai berikut :

1. PARTAI HIBURAN ( JUARA I PUTRA )
2. NGAMBBA DETA FC ( JUARA II PUTRA )
3. LOGOS ( JUARA III PUTRA )
4. PINKY GIRLS ( JUARA I PUTRI )
5. AGRIBISNIS ( JUARA II PUTRI )
6. FIKES TAYO ( JUARA III PUTRI )
7. RAJAB ABUBAKAR SIDIK JAILANI dari HIMAKOM ( TOP SCORE PUTRA )
8. RISTI dari PINKY GIRLS ( TOP SCORE PUTRI )

PERISAI DIRI SEBAGAI ILMU LOGIKA MURNI

Gambar : perisai diri unit unitri malang
Sebagai seorang pesilat yang di didik di perguruan kelatnas indonesia perisai diri, saya bertanggung jawab untuk memberikan pemahaman kepada khalayak umum agar tidak memandang paradigma buruk terhadap bela diri sebagai suatu organisasi yang tidak bermanfaat dan hanya meresahkan masyarakat.

Ketika anda memperdalam ilmu silat ada banyak yang akan anda temui yang bagi khalayak umum tidak dapat di terjemahkan dalam logika. Misalnya semacam mematahkan batu bata, menghancurkan genteng dan bahkan hal ekstream lainnya. Namun dalam perisai diri berusaha mengajak kita untuk lebih memahami bahwa kegiatan - kegiatan tersebut bukan hal yang mistik atau bisa di katakan sebagai sebuah kemampuan di luar manusia.

Salah satu senior saya dan juga sosok pelatih yang sangat baik di kota malang, sering kami panggil mas bambang. Beliau menjelaskan secara ilmiah ada sesuatu yang perlu kita paham bahwa dalam dunia ini ada kekuatan yang luar biasa yaitu kekekalan energi atau dalam dunia bela diri di china biasa di sebut chi (Q) atau lain sebagainya dalam sebutan yang lainnya. Untuk itu kita ulas mengapa ini berkaitan dengan bela diri.

Dalam perisai diri seluruh tekniknya di sesuaikan dengan anatomi tubuh manusia, sehingga setiap gerakannya tidak pernah melawan arah anatomi tubuh ataupun menghambat serangan lawan secara langsung dalam metode serang hindarnya. Sehingga sinkron dengan hukum kekekalan energi yaitu tidak dapat di hambat karena dapat merusak penghambatnya dan itu terjadi secara alami karena energi tidak dapat di ciptakan tetapi energi hanya dapat di ubah bentuknya.

Untuk mengatasi energi yang memiliki kekuatan yang luar biasa maka hukum newton menjawabnya yaitu ketika energi bergerak lurus dari satu titik dengan kekuatannya maka kita hanya dapat membelokkannya inilah yang dalam perisai diri di aktualisasikan dalam metode hindaran, papasan dan lain sebagainya.

Sehingga untuk menghancurkan batu bata, genteng dan lain sebagainya hanyalah metode atau pelaksanaan teknik yang di terjemahkan dalam teknik bela diri untuk menyalurkan energi. Bukan mistik atau ilusi dan lain - lain.

Catatan : semua dapat di jelaskan secara ilmiah, tetapi untuk melakukannya butuh keahlian khusus dan tentu saja melalui latihan yang di pandu oleh instruktur atau pelatih. Selamat belajar. Salam bunga sepasang

Pertemuan perdana dan latihan bersama Kom. perisai diri UNITRI malang bersama PD cabang malang


Gambar: ibu Tri Wahyuni

Minggu, 25 November 2018. sebagian besar anggota perisai diri unit UNITRI malang, dengan jumlah anggota 20 orang, berkunjung ke SMP taman dewasa malang. Edwin selaku ketua umum unit, menyampaikan tujuan nya bersama anggota untuk pengembangan perisai diri di universitas Tribhuwana Tunggadewi malang.


Sebagai penanggung jawab organisasi, ibu Tri Wahyuni selaku ketua umum kelatnas perisai diri cabang malang menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap anggota yang telah berusaha keras selama 2 tahun mengembangkan perisai diri secara autodidak dan mampu menciptakan banyak kegiatan yang bermanfaat.


Sehingga untuk itu akan di distribusikan segala macam kebutuhan teknik dengan menyalurkan pelatih untuk meningkatkan kapasitas dari anggota. Untuk mewujudkan impian anggota maka bulan janJanu pada Minggu ke tiga akan di laksanakan ujian kenaikan tingkat (UKT) yang akan di laksanakan di universitas Tribhuwana Tunggadewi malang.
VIDEO PESILAT SUMBA TIMUR. ( KELAS D REMAJA PUTRI )

VIDEO PESILAT SUMBA TIMUR. ( KELAS D REMAJA PUTRI )





            sebagai petarung sejati, tidak smua hal dapat menjadi motivasi dalam latihan tetapi, bagaimana profesionalitas seorang petarung yang dapat memfilter segala bentuk motivasi yang ada. juara yang pernah membanggakan diri di atas podium bukanlah hal yang mutlak, tetapi menjadi sebuah asah yang ampuh untuk lebih gigih dalam melakukan segala bentuk ajaran ketika kembali dalam habitatnya ( tempat latihan ). inilah hasil yang mungkin bisa di berikan bagi suatu proses yang sangat panjang dalam meningkatkan kualitas diri. kebanggaan diri pesilat ini bukan pada podium yang di naiki tetapi berada pada motivasi diri dalam berlatih, karna sebagai manusia Ia sadar bahwa selalu memiliki kekurangan yang perlu di benahi dan terus memperisai dirinya dengan filosofi ajaran perguruan yang di geluti. SALAM BUNGA SEPASANG dari salah satu anggota perisai diri, sanggar seni dan olah raga kerta negara sumba timur ( SKN ). bagi seluruh saudara/i di mana pun berada. semoga dapat menjadi motivasi bagi atlit - atlit PD di mana pun berada.


silahkan download vidionya di sini


Oleh Anggota SKN : EDWIN PD ( SANGGAR SENI DAN OLAHRAGA KERTA NEGARA )


Oleh Anggota SKN : EDWIN PD












gambar: logo skn

SANGGAR SENI DAN OLAHRAGA KERTA NEGARA

Biaografi seorang pemimpin yang inspiratif :
            
DONY SOEFYAN dalam kehidupan sehari – hari masyarakat dimana Ia merantau di panggil mas dede. Demikianlah akrab di panggil oleh setiap orang yang dekat dengan beliau. Sepenggal kehidupan yang menjadi kan hati setiap orang tersentuh. Satu pertanyaan bagi pembaca, pernahkah anda benar – benar mengabdikan hidup anda untuk kepentingan orang yang sama sekali tidak memiliki kaitan baik darah maupun paling sederhana kepentingan ?
            
Demikianlah kehidupan beliau yang kurang lebih saya mengenalnya selama 10 tahun yang lalu di sebuah organisasi silat yang ada di kota waingapu yang pada tepatnya di kab.sumba timur – NTT. Dalam satu waktu beliau memiliki inisiatif yang sangat tinggi untuk mengangkat martabat dari putra putri daerah asli NTT, terlebih khusus sumba timur melalui organisasi bela diri asli Indonesia dimana perguruan ini yang oleh pendirinya Raden Mas Soebandiman Dirdjo Admodjo bernama Perisai Diri. Namun sebelum itu anda perlu ketahui bahwa tolak ukur seorang dalam melakukan perbuatan baik, bukan melihat latar belakang ataupun seperti harta, tahkta dan kekuasaan, itulah selalu di ajarkan dan di amalkan oleh pak dony bapak pengasuh anak – anak Sanggar Kerta Negara.
            
Dengan kultur kelahiran nya yang sama sekali bukan orang asli dari sumba timur, tetapi Ia begitu semangat yang membara berjuang untuk melahirkan dan mampu mencetak atlit sekelas internasional. Sungguh hal yang tidak bisa di bayangkan untuk seorang anak dari daerah terpencil, terlahir dari keluarga yang kondisi ekonomi rendah saya dan teman – teman seperti mimpi ketika melihat panggung yang megah pada ajang kejuaraan daerah, nasional hingga internasional. Demikian perasaan kami atas perjuangan beliau bagi kami yang awal nya bahkan jangankan mengenal, melihat beliau saja sama sekali tidak.
            
Baik suku agama dan ras beliau bukanlah menjadi penghalang menjalan kan itikat untuk meningkatkan harga diri daerah dimana Ia merantau itu. Dengan riwayat kelahiran di jember – jawa timur, pada tanggal 21 february 1970, yang mungkin dengan kondisi yang dinilai sama sekali bukanlah hal yang istimewa bagi sebagian orang di sekitar lingkungan nya, namun nyatanya Ia dapat membuktikan bahwa ekonomi, dan keterbatasan bukan lah menjadi penghalang. “ melihat cita – cita menjadi hal yang besar bukan malah melihat tantangan yang yang harus di hadapi sebagai hal yang besar “, itulah salah satu contoh petuah yang selalu di berikan bagi anak asuhnya. Pengorbanan beliau tidak bisa di katakan sebagai hal yang sepeleh, bagi kami Ia sosok yang sangat memiliki karisma yang berarti bagi kehidupan anak asuhnya. Dengan di dukung seorang istri yang berasal dari daerah bali yang berketurunan bangsawan, beliau melakukan perjuangan yang sangat keras bagi daerah yang Ia cintai ini. Dalam melihat sumba timur – NTT bukan lah daerah nya tetapi bagi – Nya itu adalah indonesia. Satu ketika dalam satu kejuaraan yang berada di surabaya – jawa timur, pada kejuaraan PON REMAJA 1 tim NTT yang pada waktu itu di pimpin sebagai pelatih. Kami terbang dari bandara eltari – kupang menuju juanda – surabaya, tetapi pada saat itu pesawat yang kami tumpangi transit di bandara ngurah ray – Bali. Pada saat itu terjadi kesalahan teknis sehingga kami harus menunggu lama 5 jam yang awalnya di perkirakan hanya 1 jam. Dengan kekesalan melihat atlitnya yang dia sayangi Ia langsung marah kepada pihak penerbangan, tetapi bukan itu menjadi pokok persoalannya. Karena itu beliau di komplein oleh seorang asing, lantas serentak beliau langsung marah kearahnya “ nenek moyang kami sama sekali tidak tahu di mana di kuburkan oleh bangsamu, kamu sangat tidak bertanggung jawab atas bangsaku. Makanya tidak pantas anda mengatur kami “ begitu sepenggal kalimat dari nya pada saat itu. Dari peristiwa ini kami mengerti bahwa beliau sangat mencintai bangsa ini. Mungkin itulah Ia rela memberikan jiwa raganya untuk berjuangan masyarakat di mana orang – orang ini adalah atlit yang di angkat hingga ajang internasional. Demikian sepenggal kisah sebagai pembuka supaya pembaca tahu pribadi dari seorang yang bagi kami pahlawan masa kini.
            
Dari penampilan nya sama sekali bukan lah apa – apa bagi masyarakat, bukan juga orang yang istimewa bagi orang – orang di sekitar. Dibalik penampilan yang sangat sederhana tak begitu banyak yang mengetahui perjuangan beliau bahkan sama sekali di musuhi oleh orang – orang yang tidak bertanggung jawab. Hal yang mengherankan bagi banyak orang bahwa kehidupan sederhana beliau tetapi selalu pada saat pulang dari kejuaraan selalu di sambut secara istimewa dan di bawa arak – arak keliling kota, mungkin hal ini lah menjadi latar belakang yang menciptakan kehidupan kurang harmonis oleh para orang yang tidak bertanggung jawab.
            
Satu hal yang perlu saudara – saudara ketahui ajarannya bagi kami, “ semakin tinggi pohon itu tumbuh, maka akan semakin kencang angin yang menerpa “ demikian prinsip yang di ajarkannya untuk melihat dan menghadapi badai – badai yang selalu menerpa kehidupan nya bersama keluarga dan anak – anak asuhnya.
            
Tepat pada tanggal 9 maret 2014, Ia mampu membangun sebuah padepokan silat yang di mamakan sebagai Sanggar Seni Dan Olah Raga Kerta Negara, satu – satunya padepokan yang pertamakali berdiri di daerah NTT. Demikian bentuk dari perjuangan nya sama sekali tidak ada bantuan oleh siapapun baik pemerintah sekalipun. Berawal dari tempat latihan yang sangat sederhana, ( lapangan terbuka ) hujan, panas tidak menyurutkan semangatnya untuk mewujudkan putra putri asli daerah yang sama sekali pada masa kecil nya tidak menjadi bayangan dalam hidup. Karna melihat dan merasakan keadaan yang sangat minim ini, beliau berusaha dengan keras, bahkan supaya saudara sekalian tahu bahwa perhiasan sekalipun sang istri menjadi korban untuk anak – anak asli daerah tersebut di atas.
            
Tidak cukup dengan prestasi yang gemilang, yang di usahakan bagi masyarakat indonesia pada umumnya dan bagi anak – anak asuhnya pada khususnya, beliau memikirkan jauh pada masa depan bagi anak – anak asuhnya. Berkat perjuangan dan kecintanya terhadap budaya indonesia yang di wujudkan dalam bela diri silat, Ia diangkat menjadi anggota kehormatan di dalam perguruan Perisai Diri. Namun dengan gelar ini pun menuai polemik yang hebat bagi orang – orang yang merasa tersaingi olehnya yang sebenarnya mereka tak sadar bahwa harga diri mereka di bangun oleh beliau.
            
Badai – badai yang terus menerpa dalam kehidupan beliau dan anak asuhnya yang saat ini anda temui pada Sanggar Kerta Negara. Bukan segala fasilitas yang memanjakan setiap atlit yang di cetak dari padepokan ini menjadi fokus utama saya dalam menulis, tetapi saya mengajak anda melihat satu perjuangan yang dahsyat tidak dapat di bandingkan dengan sekedar penghargaan piagam piala atau penghargaan lainya. Tidak cukup di sampaikan dalam artikel kecil ini, bahkan yang tidak bisa di publikasikan. Satu hal yang pasti bahwa perjuangan juga ada ujungnya, sebagai manusia pun memliki banyak kekurangan, Pada sisi yang negatif pun anda harus tahu bahwa beliau tidak segan – segan menentang siapapun dan organisasi apapun bentuknya tak menyurutkan perjuangannya.
            
Hari ini anak – anak asuhnya pun melakukan dan meneruskan warisan beliau dengan baik. Tepat pada tanggal 18 april 2017, beliau di panggil pulang oleh sang pemberi hidup. Dengan puji syukur atas Tuhan anak – anaknya sangat beruntung ketika di berikan satu sosok yang begitu seperti jelmaan malaikat dalam hidup mereka. Ia mampu mewujudkan mimpi – mimpi anak – anak yang sangat jauh dari jamahan orang banyak. Bagi kami Ia adalah malaikat, yang di berikan Tuhan untuk membantu kami mencapai cita – cita.
            
Dengan meninggalnya beliau, tidak semerta – merta menghilangkan nya seutuhnya dari dunia ini. Untuk selamanya Ia akan terus hidup di tengah – tengah kehidupan masyarakat, terutama pada lingkungan padepokan yang di bangun. Selamanya DONEY SOEFYAN adalah malaikat bagi setiap anak – anak negri ini. Semoga anda dapat terinspirasi dari pahlawan yang tidak berwujud di mata masyarakat.... salam bunga sepasang ayah tercinta kami, akan selamanya hidup bersama kami


Sampai ketemu pada cerita inspiratif berikutnya saudara – saudara...

Kategori

Kategori